Postingan

MACH: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS STEM BERKONTEKS TRADISI BARITAN UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN BERMAKNA MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Masayu Amalia Yulianti, Faisa Marsha Anindya, Inaroh Ghoisani Amahsyah     Pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas (Puspa, Rahayu and Parhan, 2023). Di Indonesia, pendidikan telah menjadi perhatian penting yang selalu dikembangkan dan disesuaikan dalam perkembangan zaman. Berbagai cita-cita bangsa hadir untuk memberikan semangat dalam membangun bangsa yang lebih berkualitas melalui pendidikan, salah satunya yakni Indonesia Emas 2045. Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, pendidikan memegang peran krusial sebagai pondasi pembangun bangsa (Althafullayya et al., 2024; Noventue, Ginanjar and Astutik, 2024). Diperlukan inovasi pembelajaran yang tidak hanya terfokus pada penguasaan materi saja, namun juga terintegrasi nilai-nilai budaya lokal serta pendekatan teknologi. Inovasi dalam metode pembelajaran menjadi kunci untuk mempersiapkan generasi yang tidak hanya unggu...

Daun Kelor: Solusi Sederhana yang Bisa Cegah Stunting, Kenapa Belum Banyak Dikenal?

  Penulis: Zaimatul Afifah, Elysa Regina Putri, dan Lusy Silviana Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan banyak anak-anak yang terhambat pertumbuhannya akibat kekurangan gizi. Meskipun sudah banyak program yang diluncurkan untuk mengatasi masalah ini, masih banyak yang belum tahu bahwa solusi sederhana bisa datang dari bahan alami yang ada di sekitar kita. Salah satu yang sering terlupakan adalah daun kelor, yang ternyata memiliki potensi luar biasa dalam mencegah stunting. Inilah yang coba diperkenalkan oleh Kajian Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (KIPM) Universitas PGRI Semarang melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Karangtempel, RT 06 RW 03, pada Sabtu, 17 Agustus kemarin. Dalam acara ini, ibu-ibu PKK setempat diberi pengetahuan baru tentang cara-cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan gizi keluarga mereka. Tim KIPM yang dipimpin oleh Nabella dan Yuni sebagai penanggung jawab, bersama dengan Silvie yang mendamping...

KECEKATAN IBU-IBU PKK DALAM MENERIMA SOSIALISASI STUNTING

          Minggu 14/7, Pengabdian masyarakat dilakukan oleh organisasi Kajian Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas PGRI Semarang mengenai sosialisasi stunting dan cara pencegahannya. Sosialisasi dilakukan karena banyaknya kasus stunting yang masih terjadi hingga saat ini sehingga perlu pemahaman ibu-ibu untuk mencegah stunting pada anak. Pengabdian ini terlaksana di Kelurahan Karangtempel RT 06 RW 03 dengan sebelumnya sudah ada pemantauan dari tim kami untuk menjadikan tempat tersebut sebagai pengabdian ataupun sosialisasi stunting . Antusiasme ibu-ibu PKK saat mendengarkan dan memperhatikan penjelasan dari kami perlu diapresiasi. Mereka bahkan mudah memahami dan sebelumnya sudah mengetahui apa itu stunting.           Sosialisasi dihadiri oleh Ibu RW tentunya, kemudian ibu-ibu PKK dan dari tim kami. Dalam sosialisasi stunting ini dipandu oleh penanggung jawab pengabdian masyarak...

AKSARA KIPM: BULETIN UKM KIPM EDISI 2024

Hallo Sobat KIPM! Untuk membaca buletin edisi terbaru kami silahkan buka link berikut yaa. Selamat menikmati dan semoga bermanfaat.  Baca Selengkapnya

Generasi Gen Z Mudah Terpengaruh Hal Negatif dari Media Sosial

Baru-baru ini, media sosial sedang diperbincangkan oleh banyak kalangan, Banyak yang menduga bahwa media sosial memiliki pengaruh negatif terhadap gen Z saat ini, namun pada dasaarnya Media sosial adalah sarana komunikasi dan pemasaran yang memungkinkan orang berbagi konten dan membagikannya kepada publik. Media sosial dapat dipahami sebagai suatu platform digital yang menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya.   Pada DIKSI (Diskusi Imiah) yang dilaksanakan pada Minggu, 30 Juni 2024 membahas topik yang sedang ramai dibicarakan. Dengan mengundang salah satu anggota LKM dari prodi BK yaitu Widiana Indra Kusuma, sebagai pemateri yangakan menemani peserta DIKSI dengan topik yang diangkat yaitu Generasi Gen Z Mudah Terpengaruh Hal Negatif dari Media Sosial.   Namun apakah media sosial ini benar-benar mempengaruhi dan berdampak buruk bagi gen Z atau malah berdampak negatif? Berdasarakan penjelasan dari (Ahmad A, 2...

Pro Kontra Kurikulum Merdeka yang Dinilai Semakin Ribet atau Semakin Efektif

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang paling terbaru yang dibuat dan digencarkan oleh Kemendikbud. Kurikulum Merdeka diharapkan mampu menciptakan pendidikan yang semakin berkualitas dan dinamis, khususnya bagi generasi milenial (Kurniati et al., 2022) . P endekatan pendidikan yang menekankan pada pengembangan kreativitas, kemandirian, dan kepemimpinan siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, siswa diberi kebebasan untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka sendiri, serta untuk memilih mata pelajaran yang relevan dengan tujuan karier mereka di masa depan. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menantang, di mana siswa dihadapkan pada berbagai tantangan dan kesempatan untuk tumbuh secara holistik. Namun, Kurikulum Merdeka juga mempunyai tantangan, seperti memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup untuk pelaksanaannya. Menurut Muslich (2022) dalam kurikulum ini perlu dilakukan refleksi diri agar dapat menjawab tantangan pendidikan pada waktuny...