Kehidupan perkuliahan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik semata. Di luar ruang kelas, mahasiswa memiliki ruang lain untuk berkembang yaitu organisasi kemahasiswaan. Baik dalam bentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa (Hima), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), maupun komunitas-komunitas lain di lingkungan kampus. Organisasi sering kali dipandang sebelah mata serta dianggap sebagai kegiatan tambahan yang tidak berkaitan langsung dengan capaian akademik. Padahal keaktifan berorganisasi memberikan banyak manfaat yang tidak selalu bisa didapatkan di dalam kelas, seperti kemampuan memimpin, berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, mengelola waktu, hingga menyelesaikan masalah secara langsung di lapangan. Penelitian menunjukkan bahwa keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi berkontribusi nyata terhadap penguasaan soft skill, khususnya kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja (Wijiharta et al., 2022). Meskipun demikian keaktifan bero...