Postingan

Pentingkah Mengikuti Organisasi di Kampus Bagi Mahasiswa?

Menjadi seorang mahasiswa yang baik itu tidak mudah. Seperti apa itu mahasiswa yang baik? Tentunya selain memiliki nilai-nilai yang memuaskan, mahasiswa yang baik harus aktif dalam kegiatan perkuliahan. Jangan hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang, melainkan harus memberanikan diri untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar lagi. Salah satu contohnya adalah bergabung dengan organisasi-organisasi yang ada di dalam kampus. Dengan mengikuti organisasi mahasiswa dapat berkembang lebih bebas dan luas. Mahasiswa yang mengikuti suatu organisasi berbeda dengan mahasiswa yang hanya belajar di kelas. Organisasi dapat melatih kedisiplinan, keberanian dan mengembangkan keterampilan. Baik keterampilan sederhana maupun kemampuan baru yang tidak semua orang miliki. Dengan berorganisasi diharapkan dapat mencapai tujuan bersama yang efisien dan efektif. Setiap anggota organisasi memiliki perannya masing-masing, tergantung pada job desk nya masing-masing. Masih ban...

Puasa Ramadan juga Puasa Medsos?

Pada era teknologi seperti sekarang, media sosial tidak terlepas dengan segala aktivitas manusia, termasuk pada bulan Ramadan seperti ini. Bulan Ramadan terkenal dengan bulan yang penuh berkah, dimana umat muslim di seluruh dunia dianjurkan berlomba-lomba mengumpulkan amalan dalam kebaikan pada bulan suci tersebut. Namun, masih banyak dari kita yang lalai akan hal tersebut. Penggunaan media sosial di bulan Ramadan tidak berbeda jauh dengan penggunaan media sosial di hari-hari biasanya. Dimana sekarang ini segala aktivitas manusia dapat dikerjakan menggunakan platform yang tersedia pada layanan media sosial itu sendiri. Menurut survei dari Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia pada tahun 2018, responden banyak menjawab mereka yang menggunakan internet di atas 8 jam sehari sebanyak 19,6 persen. Dari survei tersebut penggunaan media sosial menduduki urutan kedua setelah mengirim pesan lewat aplikasi. Tak bisa dipungkiri, keterkaitan media sosial di segala aktivitas ma...

Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Pola Pikir Generasi Muda di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang luas dari sisi ekonomi, sosial hingga personal. Data kementrian kesehatan menyebutkan kasus gangguan mental depresi di Indonesia mengalami peningkatan hingga 6,5 persen selama pandemi Covid-19 berlangsung. Seperti dikutip dari pernyataan Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2021 beberapa faktor penyebab depresi, antara lain persoalan keterbatasan sosial karena terlalu lama diam dirumah dan kehilangan pekerjaan serta pendapatan. Kesehatan mental adalah suatu hal yang sangatlah penting. Kesehatan mental juga merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan jasmani kita. Pengertian dari kesehatan mental ada bermacam-macam tergantung dari sudut pandang ahlinya, antara lain: 1) Kesehatan mental yaitu dimana seseorang terbebas dari gejala penyakit atau gangguan kejiwaan, 2) Kesehatan mental adalah wujud dari keharmonisan ant...

BULETIN "FOCUS KIPM"

Gambar
Hallo Sobat KIPM! Untuk membaca buletin edisi terbaru kami silahkan buka link berikut yaa Selamat menikmati dan Semoga bermanfaat Baca selengkapnya

Peran Bahasa Ibu, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Asing Bagi Generasi Milenial

Bahasa merupakan alat utama untuk berkomunikasi, dengan bahasa kita dapat mengerti atau memahami maksud dan tujuan orang lain kepada kita. Bahasa yang digunakan di dunia ini sangat beraneka ragam bahkan jika kita hitung sampai beribu-ribu bahasa. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas peran bahasa ibu, bahasa Indonesia, dan bahasa asing bagi generasi milenial. Perkembangan zaman memaksa anak generasi milenial mengejar belajar bahasa asing dibandingkan dengan bahasa Indonesia maupun bahasa ibu. Saat ini, banyak juga sekolah yang menggunakan bahasa asing sebagai wajib yang digunakan saat pembelajaran di sekolah. Menurut Dr. Felicia N. Utorodewo, permasalahan terbesar mengenai penggunaan bahasa adalah sekolah internasional mengajarkan bahasa asing tanpa mengajarkan bahasa Indonesia. Kadang kala, sekolah memberikan jumlah jam yang lebih sedikit untuk bahasa Indonesia dibandingkan bahasa asing. Akibatnya, anak justru tidak dapat berbahasa Indonesia dengan baik. Akibat budaya yang leb...

BABAK FINAL GEN 2021

Gambar
UNDUH PENGUMUMAN FINALIS UNDUH PANDUAN FINALIS Mohon maaf, Panduan Finalis GEN 2021 tersedia pada 16 Oktober 2021

Siapkah UPGRIS PTM?

Pandemi COVID-19 menyebabkan Pendidikan Indonesia mengalami fase mati suri. Sudah lebih dari satu tahun siswa-siswi Indonesia menempuh pendidikan secara daring. Sistem pendidikan daring ini dipilih karena mempertimbangkan aspek kesehatan akibat pandemi yang belum juga mereda. Namun, pada saat sekarang ini kondisi Indonesia sudah mulai bangkit. Angka persebaran virus mematikan ini juga sudah mulai terkendali, bahkan pada beberapa aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial budaya, serta pendidikan   sudah mulai membaik. Keadaan ini seolah menjadi angin segar bagi dunia pendidikan. Pasalnya, sistem pembelajaran daring dirasa sangat tidak efektif, sehingga diperlukan adanya sebuah perubahan sistem pembelajaran. Oleh karena itu, Mendikbudristek mengizinkan kegiatan pembelajaran blended , yaitu perpaduan antara pembelajaran daring dengan tatap muka. Universitas PGRI Semarang menyambut baik kebijakan baru tersebut. Berdasarkan surat keputusan nomor 222/WR.I/UPGRIS/VIII/2021 yang dikeluark...